Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Contoh Slip Gaji Sederhana dan Cara Membuatnya

Contoh Slip Gaji Sederhana dan Cara Membuatnya. Sebuah perusahaan pada dasarnya mempunyai format yang berbeda meski dengan komponen serupa. Hal ini juga bisa bergantung kepada tools yang digunakan pihak perusahaan dalam membuat slip gaji.

Harus baca: Usaha Sampingan di Desa yang Menjanjikan dan Menguntungkan

Slip gaji sendiri diperlukan oleh para karyawan untuk banyak kebutuhan, misalnya mengajukan kredit atau kebutuhan administrasi lainnya. Karyawan pada bagian payroll sendiri jelas membutuhkan format serta tata cara membuat slip gaji, sesuai standar yang seharusnya.

Nah, bagi kamu yang membutuhkan informasi tentang contoh slip gaji dan cara membuatnya, ada beberapa macam hal yang perlu kamu perhatikan.

Regulasi mengenai slip gaji

Terdapat peraturan tertulis yang menyatakan bahwa perusahaan wajib mengeluarkan slip gaji untuk karyawan, yaitu Peraturan Pemerintah Pengupahan.

Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan mengatur bahwa:

“Pengusaha wajib memberikan bukti pembayaran upah yang memuat rincian upah yang diterima oleh pekerja/buruh pada saat upah dibayarkan.”

Sedangkan komponen yang harus ada dalam slip gaji karyawan, harus memenuhi ketentuan yang berdasarkan pada UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003, yang mencatat:

“Hak pekerja atau buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja atau buruh/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan.”

Mengapa slip gaji sangat penting?

Selain karena diatur regulasi, keberadaan slip gaji menjadi penting bagi perusahaan sebagai bentuk dokumentasi atas nominal gaji yang dibayarkan perusahaan kepada karyawan. Dokumen ini dapat menjadi bukti bahwa hak karyawan dalam bentuk gaji sudah dibayarkan.

Sedangkan bagi karyawan, slip gaji merupakan bukti otentik kejelasan gaji secara detil, termasuk di dalamnya informasi potongan pajak serta penyetoran pajak penghasilan.

Slip gaji juga seringkali menjadi dokumen yang dibutuhkan jika karyawan ingin mengajukan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), kredit tanpa agunan, kredit mobil atau kredit motor.

Jika karyawan melamar pekerjaan baru, slip gaji juga akan sering diminta oleh HR perusahaan pada tahap negosiasi gaji.

Contoh contoh komponen dalam slip gaji karyawan

Ada beberapa komponen informasi yang perlu tertulis di dalam slip gaji. Yang pertama, pastikan kamu mencantumkan informasi perusahaan kamu seperti nama dan logo, alamat, dan nomor telepon.

Kemudian, cantumkan juga data pribadi karyawan yang mencakup nama, NIK, posisi dalam perusahaan, status kontrak karyawan, nomor NPWP, hingga informasi akun bank karyawan.

Hal yang terpenting adalah keterangan lengkap pendapatan atau gaji karyawan termasuk dengan fasilitas dan pemotongan, misalnya sebagai berikut.

  • Gaji pokok
  • Tunjangan seperti transportasi, komunikasi, makan siang, dan lainnya, bersifat kondisional
  • Fasilitas seperti asuransi atau BPJS
  • Bonus atau Tunjangan Hari Raya, bersifat kondisional
  • Pajak penghasilan yang dibayarkan perusahaan
  • Penambahan gaji terkait lembur
  • Dan lain sebagainya, tergantung dari kebijakan perusahaan masing-masing

Penting untuk juga mencantumkan periode pembayaran gaji, mengingat besaran gaji yang dapat berbeda antara bulan satu dengan bulan lainnya.

Contoh Slip Gaji Sederhana dan Cara Membuatnya

Contoh Slip Gaji Sederhana dan Cara Membuatnya


Contoh Slip Gaji Karyawan

Contoh Slip Gaji Karyawan


Biasanya format slip gaji membuat beberapa komponen informasi yang dicantumkan. Ngga hanya sebatas detail upah, melainkan informasi pendukung lainnya seperti berikut ini.

Format Slip Gaji

1. Nama dan Logo Perusahaan

Nama dan logo perusahaan jelas menjadi sebuah komponen terpenting dalam slip gaji. Data ini, juga bisa berupa identitas lain seumpama email resmi, nomor resmi, logo atau alamat lengkap perusahaan. Informasi tersebut, nantinya bakal berfungsi sebagai bukti jika slip gaji resmi dan asli dari perusahaan.

2. Periode Gaji

Periode gaji mencantumkan informasi perihal tanggal penggajian, sesuai peraturan perusahaan. Keterangan tersebut, memudahkan karyawan dalam membaca slip gaji saat menerima. Komponen ini juga mengurangi kemungkinan tertukar dengan periode sebelumnya.

3. Identitas dari Karyawan

Data karyawan yang tercantum umumnya macam Nomor Induk Karyawan (NIK), nama lengkap, posisi atau jabatan serta departemen terkait. Hal ini harus dicantumkan karena slip gaji pada dasarnya bersifat rahasia.

4. Nominal Gaji

Komponen berikutnya yaitu bagian utama, yakni nominal gaji atau upah yang diberikan pihak perusahaan. Nominal yang dimaksud bukan hanya akumulasi melainkan detail upah macam tunjangan, gaji pokok, insentif, lembur serta bagian lain.

Setiap posisi biasanya memiliki benefit yang berbeda semisal pada tunjangan maupun bonus. Selain itu, terlampir juga potongan bulanan karyawan seperti BPJS atau hutang karyawan.

5. Informasi Tentang Pajak

Informasi pajak juga masuk dalam komponen slip gaji, yang merujuk pada nominal gaji karyawan. Sebagai kewajiban pembayaran, nominal harus dicantumkan agar karyawan tau besar pajak yang harus dibayarkan.

Membuat Slip Gaji dengan Microsoft Excel

Terdapat beberapa cara yang bisa digunakan untuk membuat slip gaji. Microsoft Excel salah satunya, namun sebelum itu kamu harus betul-betul memahami komponen apa yang harus dimuat di dalamnya.

Akan lebih baik jika kamu membuat format jadi pada slip gaji yang bisa dimodifikasi pada bagian tertentu. Berikut ini cara membuatnya.

  • Buka Microsoft Excel
  • Gunakan tabel sesuai format dan komponen di atas.
  • Mengisi rincian tabel
  • Gunakan rumus slip gaji dan rumus Pajak Penghasilan (PPh)

Setiap detail komponen perlu diperhatikan agar tidak terlewat. Kesalahan pada komponen bisa berakibat fatal hingga miss informasi. Lebih baik menggunakan format yang tidak terlalu rumit agar saat memasukkan data bisa lebih detail.

Membuat Slip Gaji dengan Microsoft Word

Jika menggunakan word, ada tiga tahap utama yang perlu dilakukan yakni membuat database Excel terlebih dulu, desain form slip gaji di word lalu menghubungkan keduanya menggunakan tool mail merge. Tool inilah yang akan membantu mendesain slip gaji dengan lebih kompleks.

Pada Excel ada bisa menyusun detail komponen slip gaji. Termasuk data perusahaan, karyawan serta nominal upah yang diterima. Sementara pada Word lebih kepada desain form secara umum.

Contoh slip gaji dan cara membuatnya sebenarnya tak sulit, selama kamu memahami seluruh komponen pendukung dan memastikan akurasi data. Terlebih dengan format standar yang ditampilkan.

Post a Comment for "Contoh Slip Gaji Sederhana dan Cara Membuatnya"